22 January 2026
•
Kegiatan
•
54 views
Uji Kompetensi dan Mental, Siswa Kelas XII SMK Swasta Pembda Nias Jalani Presentasi Laporan PKL
GUNUNGSITOLI – Mengawali semester genap di bulan Januari 2026, SMK Swasta Pembda Nias menggelar agenda penting bagi siswa kelas XII, yaitu Presentasi Laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini dikhususkan bagi siswa yang tergabung dalam Shift A yang telah menyelesaikan masa praktik di berbagai dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Presentasi ini menjadi ajang bagi siswa untuk memaparkan hasil serapan ilmu yang mereka dapatkan selama terjun langsung di lapangan.
Sinergi Kompetensi di Seluruh Jurusan
Kegiatan presentasi ini diikuti oleh seluruh program keahlian yang ada di SMK Swasta Pembda Nias, yang mencakup:
Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB): Memaparkan hasil rancang bangun dan desain arsitektur digital.
Teknik Elektronika: Mempresentasikan penguasaan sistem kelistrikan dan kontrol elektronik.
Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT): Menunjukkan kemahiran dalam manajemen jaringan dan infrastruktur digital (termasuk Axioo Class Program).
Teknik Otomotif: Terdiri dari konsentrasi Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) yang memaparkan keahlian dalam pemeliharaan serta perbaikan kendaraan.
Tujuan dan Sasaran Kegiatan
Pihak sekolah menegaskan bahwa presentasi ini bukan sekadar syarat administrasi, melainkan instrumen penilaian untuk:
Mengukur Penguasaan Kompetensi: Menilai sejauh mana siswa mampu menerapkan teori sekolah di dunia kerja nyata.
Kesiapan Mental: Melatih kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi dan mempresentasikan ide di hadapan penguji.
Evaluasi Kurikulum: Menyelaraskan materi pembelajaran di sekolah dengan perkembangan teknologi terbaru di industri (Link and Match).
Komitmen untuk Masyarakat dan Industri
Melalui publikasi kegiatan ini, SMK Swasta Pembda Nias ingin memperlihatkan kepada masyarakat dan orang tua siswa bahwa setiap proses pendidikan dipantau secara serius. Dengan penguji yang kompeten, sekolah memastikan setiap lulusan memiliki kualitas yang siap kerja, santun dalam bersikap, dan unggul dalam teknologi.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa siswa kami tidak hanya 'magang', tapi mereka benar-benar ditempa menjadi profesional di bidangnya masing-masing, baik itu di bidang otomotif, bangunan, jaringan, maupun elektronika," ungkap perwakilan sekolah.